Laut malam ini begitu sepi, kekasihku Temaramnya membelai kalbu kita Ombak sunyi yang memabukkan Penggalan matahari yang kurampok tadi siang Tenggelam oleh malammu
Wahai cinta tertinggal di pelupuk asa Kukirimkan setangkai mawar Merekah dengan kecup rindumu Demi seribu bulan menggantung di kaki langit Hingga jiwa terayun menanti ajal
Penuhilah periuk batinku dengan air kehidupanmu Waktu bukanlah milik kita Tapi terseret menghamba pada sang penguasa Kini surutkah laut malam kita? Ketika benang-benang merah mulai menggelayut di cakrawala Dan potongan matahariku kembali pada birunya